Program Pelatihan Dalam Organisasi
Setiap organisasi menginginkan memiliki sumber daya yang terbaik untuk secara besinergi menghasilkan produk yang terbaik. Selain sumber daya lainnya, seperti bahan baku, modal, mesin dan peralatan, ada sumber daya manusia yang menurut sebagai organisasi merupakan kunci utama untuk bisa bertahan hidup menghadapi serangan perubahan.

Mekanisme seleksi pegawai dilakukan untuk kepentingan itu. Selanjutnya, memelihara seluruh pegawai terbaik sebagai aset organisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pemberian gaji dan bonus, saham konvertibel, dan berbagai model remunerasi lainnya diterapkan untuk kepentingan itu. Meningkatkan mempuan karyawan juga sangat penting dalam rangka penjawab tantangan perubahan tadi, mulai dari perubahan permintaan konsumen, regulasi pemerintah, posisi persaingan, dan dalam kasus tertentu meningkatkan sinergi dalam organisasi.

Meningkatkan kapabilitas karyawan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara yang paling jamak adalah memberikan berbagai pelatihan. Dari segi tujuan dan lamanya waktu yang diperlukan untuk pelatihan itu terlihat sangat bervariasi. Untuk waktu yang relatif singkat, tentunya perusahaan tidak terlalu sulit untuk memikirkan bagaimana peran karyawan tersebut tugasnya dijalankan untuk sementara waktu dijalankan oleh karyawan yang lain. Menjadi semikin kompleks bila program pelatihan yang dijalankan memakan waktu relatif lama. Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan secara matang, mulai dari besaran biaya hingga keterkaitannya dengan tugas dan tanggung jawab.

Setiap organisasi beragam dalam mengistilahkan pelatihan ini, ada yang menyebutnya sebagai training, coaching, pengarahan, kursus, dan bahkan tugas belajar. Keberagaman ini tidak mengurangi makna sebagai media peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bagi karyawan dengan rutinitas aktivitas yang tinggi program ini menawarkan penyegaran kembali terhadap kebiasaan mereka. Ini juga dapat mengurangi kejenuhan yang melanda mereka. Tetapi yang jelas tujuan yang ingin dicapai tetap harus menjadi prioritas.

Kesamaan prespektif baik antara organisasi dan sumber daya manusia yang ada didalamnya menjadi sangat penting untuk program ini. Pengidentifikasian tujuan yang jelas dan pemfasilitasan yang baik menjadi landasan utamanya aktivitas ini dapat berlangsung. Walaupun masih terdapat ketidak sempurnaan disana sini, kesatuan pemahaman ini paling tidak bisa menjembatani kesenjangan yang terjadi.
Artikel Terkait :


0 Responses

Posting Komentar

  • Komen Terkini