Setiap organisasi menginginkan memiliki sumber daya yang terbaik untuk secara besinergi menghasilkan produk yang terbaik. Selain sumber daya lainnya, seperti bahan baku, modal, mesin dan peralatan, ada sumber daya manusia yang menurut sebagai organisasi merupakan kunci utama untuk bisa bertahan hidup menghadapi serangan perubahan.
Mekanisme seleksi pegawai dilakukan untuk kepentingan itu. Selanjutnya, memelihara seluruh pegawai terbaik sebagai aset organisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pemberian gaji dan bonus, saham konvertibel, dan berbagai model remunerasi lainnya diterapkan untuk kepentingan itu. Meningkatkan mempuan karyawan juga sangat penting dalam rangka penjawab tantangan perubahan tadi, mulai dari perubahan permintaan konsumen, regulasi pemerintah, posisi persaingan, dan dalam kasus tertentu meningkatkan sinergi dalam organisasi.
Meningkatkan kapabilitas karyawan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara yang paling jamak adalah memberikan berbagai pelatihan. Dari segi tujuan dan lamanya waktu yang diperlukan untuk pelatihan itu terlihat sangat bervariasi. Untuk waktu yang relatif singkat, tentunya perusahaan tidak terlalu sulit untuk memikirkan bagaimana peran karyawan tersebut tugasnya dijalankan untuk sementara waktu dijalankan oleh karyawan yang lain. Menjadi semikin kompleks bila program pelatihan yang dijalankan memakan waktu relatif lama. Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan secara matang, mulai dari besaran biaya hingga keterkaitannya dengan tugas dan tanggung jawab.
Setiap organisasi beragam dalam mengistilahkan pelatihan ini, ada yang menyebutnya sebagai training, coaching, pengarahan, kursus, dan bahkan tugas belajar. Keberagaman ini tidak mengurangi makna sebagai media peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bagi karyawan dengan rutinitas aktivitas yang tinggi program ini menawarkan penyegaran kembali terhadap kebiasaan mereka. Ini juga dapat mengurangi kejenuhan yang melanda mereka. Tetapi yang jelas tujuan yang ingin dicapai tetap harus menjadi prioritas.
Kesamaan prespektif baik antara organisasi dan sumber daya manusia yang ada didalamnya menjadi sangat penting untuk program ini. Pengidentifikasian tujuan yang jelas dan pemfasilitasan yang baik menjadi landasan utamanya aktivitas ini dapat berlangsung. Walaupun masih terdapat ketidak sempurnaan disana sini, kesatuan pemahaman ini paling tidak bisa menjembatani kesenjangan yang terjadi.
Tampilkan postingan dengan label Sumber Daya Manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumber Daya Manusia. Tampilkan semua postingan
Rabu, 23 Februari 2011
Selasa, 28 Juli 2009
Faktor-Faktor Penentu Motivasi
Motivasi timbul dari berbagi faktor, dimana sebagian bisa di kontrol dan sebagiannya lagi sulit untuk bahkan tidak bisa dikontrol. Terkadang kita hanya berpikir bahwa ini adalah karena faktor keturunan, contohnya, genetik kita membatasi bagaimana kita bereaksi terhadap dunia. Beberapa orang secara alami bersifat energik, tetapi sebagian yang lain terlihat lebih kalem.
Kita tidak mungkin mengendalikan sejarah lingkungan dimana kita berada. Sejarah lingkungan dimana terdapat serangkaian pengalaman yang kita jalani hingga saat ini. Kita tidak bisa memilih siapa orang tua kita, tetangga-tetangga dimana kita dibesarkan, ekonomi negara kita, dan masih banyak lagi faktor-faktor yang tidak bisa kita kendalikan.
Tetapi paling tidak, untuk saat ini, terdapat 13 faktor yang dapat kita manipulasi untuk meningkatkan motivasi kita. Faktor-faktor tersebut antara lain:
Kita tidak mungkin mengendalikan sejarah lingkungan dimana kita berada. Sejarah lingkungan dimana terdapat serangkaian pengalaman yang kita jalani hingga saat ini. Kita tidak bisa memilih siapa orang tua kita, tetangga-tetangga dimana kita dibesarkan, ekonomi negara kita, dan masih banyak lagi faktor-faktor yang tidak bisa kita kendalikan.
Tetapi paling tidak, untuk saat ini, terdapat 13 faktor yang dapat kita manipulasi untuk meningkatkan motivasi kita. Faktor-faktor tersebut antara lain:
- Latihan: aktivitas fisik, aktivitas aerobik cenderung meningkatkan energi.
- Nutrisi yang baik: Ada beberapa jenis makanan yang dapat membuat kita melempem dan sebaliknya banyak juga jenis makanan yang cenderung membuat kita lebih energik. Konsultasikan lebih lanjut pada ahlinya atau cari referensi baik buku maupun dari internet.
- Tidur: Kurang tidur bagi kebanyakan orang dinilai sebagai alasan utama rendahnya motivasi. Walaupun misalnya imbalan sudah ditangan, akan sangat sulit untuk memahami imbalan tersebut jika kita dalam kondisi yang lelah.
- Imbalan: Kita dapat memberikan imbalan atau penghargaan dalam berbagai bentuk kepada orang lain. Bentuknya bisa beragam, bisa dalam bentuk piagam, penghormatan, uang, hadiah, pengenalan, promosi, pujian, tawaran berlibur, pemotongan waktu kerja, dan masih banyak lagi. Kita juga bisa menempatkan diri kita dalam sistem penghargaan. Kita dapat membantu mengembangkan program insentif terhadap perusahaan kita, kita dapat mencari pekerjaan dengan sistem imbalan yang lebih baik, mencari orang yang lebih baik, teman sejati dan lain sebagainya.
- Tantangan: Beberapa orang termotivasi dengan tantangan, tetapi disisi lain ada juga orang yang justru menjadi takut. Mencari tantangan, menghindari tantangan, atau mengatur tantangan untuk orang yang tepat dengan cara yang paling tepat.
- Pertemanan: Kebanyakan dari kita mau bekerja untuk bayaran yang rendah jika kita bekerja pada orang hebat. Temukan orang yang tepat terkait dengan siapa dia bekerja dan bermain. Masukkan karakteristik personal sebagai bahan pertimbangan ketika membentuk tim.
- Baik: Umumnya orang akan melakukan apapun jika diperlakukan dengan baik dan sopan.
- Keamanan: Jelas bahwa umumnya orang menginginkan perasaan aman utamanya terkait masa depannya. Cari pekerjaan yang membuat kita merasa aman.
- Otoritas: Ada segelintir orang yang sangat termotivasi dengan kekuasaan.
- Kebebasan: Umumnya kita menilai otoritas, kepemilikan, dan kebebasan merupakan hal yang penting diatas segalanya. Bila kita tipikal seperti ini, pilihan yang paling tepat adalah menjadi pengusaha atau entrepreneur.
- Lingkungan yang nyaman: Kondisi ini terkait misalnya dengan warna, suara, tekstur, bau, dan kondisi lingkungan lainnya yang dapat menimbulkan perasaan nyaman.
- Ekspresi kreatif: Kalau kita termasuk orang yang terbakar dengan ide-ide kreatif yang selalu ingin diekspresikan, akan lebih baik untuk mencari pekerjaan yang memudahkan kita menyalurkan bakat kita, dan kemudian persiapkan dengan matang untuk bekerja sendiri dirumah.
- Makna: Jika makna merupakan orientasi utama melebih uang, temukan pekerjaan dimana kita dapat dipercaya sehingga jika karyawan kehilangan gairah, kita dapat menambah makna hidupnya dengan menjelaskan visi organisasi.
Senin, 27 Juli 2009
Melanggar Aturan sebagai Kunci Inovasi
Dalam kehidupan, terlalu banyak pola-pola aturan yang terkadang membatasi ruang gerak. Bukan sesuatu yang buruk, tetapi terlalu mengikuti aturan itu sendiri akan mematikan kreativitas.
Kesalahan, mungkin tidak bisa seluruhnya dilimpahkan ke individu atau orang yang kurang kreatif. Sistem yang lebih luas, seperti lingkungan juga mempunyai andil yang sangat besar dalam membentuk pola berpikir kreatif seseorang. Ambil contoh, satu ditambah satu sama dengan dua. Tanpa berpikir lagi hampir semua orang akan langsung menjawab, dua. Sistem belajar di sekolah dasar di negeri kita memang mengarah ke pembentukan pola berpikir seperti ini. Tetapi, coba bayangkan, bila kita mengukur kekuatan satu lidi dan membandingkannya dengan kekuatan dua lidi. Kekuatan dua lidi yang digabung menjadi satu ini bahkan mungkin setara dengan kekuatan empat lidi yang terpisah (tidak digabung jadi satu).
Perpikir cara ini tentunya dapat diterapkan untuk menciptakan solusi-solusi terhadap masalah-masalah yang berat, atau bahkan masalah yang mustahil sekalipun. Perhatikan Albert Einstein yang telah memecahkan beberapa masalah dunia yang paling membingungkan. Teori relativitas. Einstein sukses karena dia memiliki cara yang sangat berbeda. Kita juga bisa belajar untuk berpikir dengan cara yang sama dengan teknik-teknik yang dipakainya.
Bukan saja hanya bisa digunakan untuk memahami misteri-misteri alam semesta seperti yang dilakukan Einstein, kita juga bisa menggunakan teknik-tekniknya untuk meningkatkan keuntungan bisnis, meningkatkan peluang pendidikan bagi anak, membuat terobosan-terobosan artistik dan kreatif, dan meningkatkan kualitas kehidupan. Berbagai macam masalah berat dapat dipecahkan berkat suatu prinsip universal yang merupakan inti dari belajar berpikir jenius. Langgar segala macam aturan klasik. Berpikir dengan perspektif diluar yang pernah Anda bayangkan sebelumnya. Disinilah bulir-bulir kreatifitas sebagai kunci inovasi akan menyeruak.
Kesalahan, mungkin tidak bisa seluruhnya dilimpahkan ke individu atau orang yang kurang kreatif. Sistem yang lebih luas, seperti lingkungan juga mempunyai andil yang sangat besar dalam membentuk pola berpikir kreatif seseorang. Ambil contoh, satu ditambah satu sama dengan dua. Tanpa berpikir lagi hampir semua orang akan langsung menjawab, dua. Sistem belajar di sekolah dasar di negeri kita memang mengarah ke pembentukan pola berpikir seperti ini. Tetapi, coba bayangkan, bila kita mengukur kekuatan satu lidi dan membandingkannya dengan kekuatan dua lidi. Kekuatan dua lidi yang digabung menjadi satu ini bahkan mungkin setara dengan kekuatan empat lidi yang terpisah (tidak digabung jadi satu).
Perpikir cara ini tentunya dapat diterapkan untuk menciptakan solusi-solusi terhadap masalah-masalah yang berat, atau bahkan masalah yang mustahil sekalipun. Perhatikan Albert Einstein yang telah memecahkan beberapa masalah dunia yang paling membingungkan. Teori relativitas. Einstein sukses karena dia memiliki cara yang sangat berbeda. Kita juga bisa belajar untuk berpikir dengan cara yang sama dengan teknik-teknik yang dipakainya.
Bukan saja hanya bisa digunakan untuk memahami misteri-misteri alam semesta seperti yang dilakukan Einstein, kita juga bisa menggunakan teknik-tekniknya untuk meningkatkan keuntungan bisnis, meningkatkan peluang pendidikan bagi anak, membuat terobosan-terobosan artistik dan kreatif, dan meningkatkan kualitas kehidupan. Berbagai macam masalah berat dapat dipecahkan berkat suatu prinsip universal yang merupakan inti dari belajar berpikir jenius. Langgar segala macam aturan klasik. Berpikir dengan perspektif diluar yang pernah Anda bayangkan sebelumnya. Disinilah bulir-bulir kreatifitas sebagai kunci inovasi akan menyeruak.
Minggu, 26 Juli 2009
Apa Itu Motivasi?
'Motivasi' merupakan semacam pernyataan internal yang terkadang mendasari perilaku. Hubungan antara motivasi dan perilaku sangat dekat. Seseorang dapat bersikap tanpa termotivasi untuk bersikap. Orang juga dapat termotivasi untuk bersikap. Contohnya, berkencan dengan temannya yang menawan –tanpa pernah sempat untuk bersikap.
Idealnya, kita tidak hanya memperhatikan ternyataan yang besar, tetapi kita juga memiliki kesempatan bersikap untuk memenuhi kebutuhan kita. Misalnya ketika kita lapar, kita merasa puas jika kita bisa makan. Ketika kita terganggu, kita akan merasa frustrasi bila kita tidak dicegah untuk pergi menjauh.
Jika Anda sedang memiliki motivasi tinggi dan tidak dapat mencari jalan untuk mencapai tujuan, Anda mungkin ingin membaca buku-buku kreativitas, pengembangan karir, atau jika semuanya tak ada, sangat mungkin Anda membaca buku tentang pengelolaan stres.
Ada beberapa pertanyaan penting menyangkut motivasi antara lain, bagaimana kita mempengaruhi penyataan internal? Bagaimana Anda membuat diri Anda atau orang lain mau untuk bersikap? Bagaimana Anda mendapatkan orang untuk berjuang untuk mencapainya? Untuk bersemangat dan ingin sekali mencapati tujuan?
Pertanyaan tersebut diatas merupakan pertanyaan penting, karena jika perilaku dan motivasi tidak sinkron, jika orang hanya melewatkan dirinya menghabiskan hari atau jika mereka kurang kesempatan untuk bertindak pada beberapa impuls, kinerja, produktivitas, mood, kesehatan, dan menghadapi kembali semua hal yang membuat menderita.
Idealnya, kita tidak hanya memperhatikan ternyataan yang besar, tetapi kita juga memiliki kesempatan bersikap untuk memenuhi kebutuhan kita. Misalnya ketika kita lapar, kita merasa puas jika kita bisa makan. Ketika kita terganggu, kita akan merasa frustrasi bila kita tidak dicegah untuk pergi menjauh.
Jika Anda sedang memiliki motivasi tinggi dan tidak dapat mencari jalan untuk mencapai tujuan, Anda mungkin ingin membaca buku-buku kreativitas, pengembangan karir, atau jika semuanya tak ada, sangat mungkin Anda membaca buku tentang pengelolaan stres.
Ada beberapa pertanyaan penting menyangkut motivasi antara lain, bagaimana kita mempengaruhi penyataan internal? Bagaimana Anda membuat diri Anda atau orang lain mau untuk bersikap? Bagaimana Anda mendapatkan orang untuk berjuang untuk mencapainya? Untuk bersemangat dan ingin sekali mencapati tujuan?
Pertanyaan tersebut diatas merupakan pertanyaan penting, karena jika perilaku dan motivasi tidak sinkron, jika orang hanya melewatkan dirinya menghabiskan hari atau jika mereka kurang kesempatan untuk bertindak pada beberapa impuls, kinerja, produktivitas, mood, kesehatan, dan menghadapi kembali semua hal yang membuat menderita.
Sabtu, 04 Juli 2009
Materi Kuliah Wirausaha Universitas Lambung Mangkurat
Kuliah Wirausaha Universitas Lambung Mangkurat berlangsung di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik selama 4 hari. Silahkan mengunduh materinya berdasarkan jadwal pelaksanaannya.
- Senin, 29 Juni 2009 (Registrasi; Pembukaan; Pengantar Kewirausahaan; Manajemen Kewirausahaan; Manajemen Keuangan; Motivasi; Disiplin dan Etika Kerja) Kewirausahaan).
- Selasa, 30 Juni 2009 (Strategi Pemasaran; Kuliah Lapangan Pengembangan UMKM; Etika Bisnis; Studi Kelayakan Bisnis).
- Jum’at, 03 Juli 2009 (Kepemimpinan; Kuliah Tamu Kiat Pengusaha Sukses; Mengelola Usaha Jasa; Penyusunan Business Plan).
- Sabtu, 04 Juli 2009 (Kuliah Tamu Internet Untuk Komunitas Bisnis; Mengelola Bisnis; Konsultasi Penyusunan Business Plan).
Untuk contoh format business plan, silahkan lihat beberapa contoh berikut:
Untuk informasi lebih lanjut mengenai rencana bisnis (business plan), silahkan konsultasi via komentar di posting ini.
- Rencana Bisnis Pusat Desain Internasional Indonesia.
- Transport for London Business Plan.
- Financial Service Authority Business Plan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai rencana bisnis (business plan), silahkan konsultasi via komentar di posting ini.
Jumat, 03 Juli 2009
Rencana Bisnis (Business Plan): Penjelasan Lebih Detail tentang Elemen Kunci Penyusunan Business Plan
Rencana Bisnis (business plan) memiliki berbagai elemen penting. Mengutip dari Business Incubator Centre-Universitas Gunadarma, elemen yang dimaksud dan penjelasannya sebagai berikut:
- Ringkasan Eksekutif. Merupakan pintu masuk ke rencana bisnis kita. Ringkasan sebaiknya hanya outline dan lebih menekankan pada butir-butir utama saja.
- Tujuan. Tetapkan tujuan kita, misal pangsa pasar, penjualan, dan keuntungan. Yakinkan bahwa tujuan tersebut kongkrit, dan terukur. Tujuan harus menunjukkan tingkat penjualan atau keuntungan, persentase gross margin, laju pertumbuhan, atau pangsa pasar yang ingin diraih. Hindari penggunaan tujuan yang tidak jelas, misal “menjadi yang terbaik” atau pertumbuhan yang cepat, Kita sebaiknya menetapkan paling sedikit tiga tujuan.
- Pernyataan Misi. Pernyataan misi mengekspresikan tujuan tertinggi dari perusahaan kita, misalnya menyediakan layanan ke industri tertentu, menyebarkan teknologi baru, atau meningkatkan pendidikan. Jika perusahaan kita mempunyai misi, nyatakan secara sederhana dalam satu atau dua kalimat.
- Perusahaan. Buat ringkasan perusahaan dengan menjelaskan secara jelas apa yang dijual, melalui saluran distribusi apa, dan dijual ke siapa/mana.
- Kepemilikan Perusahaan. Jelaskan bentuk kepemilikan perusahaan kita. Apakah partnership, sole proprietorship, atau corporation? Publik atau perorangan?
- Sejarah Perusahaan. Sebutkan kapan perusahaan didirirkan, oleh siapa, dan dengan tujuan apa. Bagaimana perusahaan berkembang setelah itu? Dimana kita merelokasi kantor, mengembangkan lini produk atau perubahan signifikan lainnya? Ingatlah untuk memasukkan informasi mengenai penjualan, barang/jasa, dan pasar yang dilayani serta bagaiman hal-hal tadi berubah atau berkembang sepanjang waktu. Jika perusahaan kita baru, nyatakan mengapa kita memutuskan memulai berbisnis.
- Lokasi dan Fasilitas Perusahaan. Jelaskan dengan ringkas kantor dan lokasi perusahaan, sifat dan fungsinya, luas, status penyewaan, dan informasi mengenai fasilitas lainnya.
- Produk/Jasa. Paragraf ini merupakan ringkasan barang dan jasa yang ditawarkan. Ringkasan kita harus point-point-nya saja. dan menjelaskan barang dan jasa kita. Jelaskan bagaimana barang/jasa saling melengkapi satu sama lain atau dijual bersamaan, jika ada.
- Deskripsi Barang dan Jasa. Buat List barang dan jasa secara individual dan jelaskan bagaimana barang/jasa tersebut bermanfaat untuk pelanggan.
- Karakteristik dan Perbandingan Kompetitif Barang/Jasa. Jelaskan karakteristik bersaing utama dari barang/jasa kita. Mengapa orang-orang membeli barang/jasa kita dibandingkan yang lain? Apakah kita menawarkan yang lebih baik untuk karakteristik, harga,kualitas, atau pelayanannya? Jelaskan sifat penjualan yang khas yang memberikan daya saing.
- Layanan Konsumen/Tindak Lanjut Layanan. Jelaskan bagaimana kita menawarkan pelayanan terhadap barang/jasa yang kita jual. Jika perusahaan kita hanya menawarkan jasa, rubahlah judul diatas dengan tindak lanjut layanannya dan jelaskan bagaimana kita menyediakan dukungan terhadap pelanggan. Juga masukkan jam operasi atau kebijakan garansi.
Analisis Pasar
- Analisis industri. Informasi yang kita sediakan disini akan menentukan bagian peramalan pasar nanti. Identifikasi dan jelaskan segmen pasar yang mempengaruhi bisnis kita. Gunakan sumber informasi standar untuk membuat evaluasi terhadap trend pasar saat ini yang mempengaruhi rencana pemasaran kita.
- Peramalan Pasar/ Pasar Sasaran. Diskusikan posisi perusahaan kita dikaitkan dengan perusahaan lain dalam relung pasar. Garis bawahi unsur kunci, termasuk ukuran pasar dan proyeksi pertumbuhan pasar kita.
- Kunci untuk Sukses. Identifikasi keunikan atau nilai jual utama yang dibutuhkan untuk sukses di pasar. Faktor kunci tersebut, misalnya kualitas, harga, atau seleksi akan menentukan kesuksesan bisnis kita. Jelaskan bagaimana nilai jual berkaitan dengan sasaran pelanggan tertentu.
- Strategi Bisnis dan Implementasi. Sebutkan strategi umum perusahaan dan jelaskan bagaimana kita akan mengimplementasikannya dalam program bisnis yang efektif. Tentukan apakah strategi kita didasarkan teknologi baru, barang baru, atau sifat produk baru, atau apakah kita memfokuskan pada pemasaran, distribusi, dan pelayanan yang lebih baik. (Sajikan hanya satu strategi bisnis)
- Periklanan. Jelaskan bagaimana kita merencanakan periklanan atau memasarkan bisnis kita. Termasuk berbagai brosur, iklan cetak, iklan radio, atau strategi lain yang direncanakan dilaksanakan.
- Strategi Pemasaran. Pada saat menjelaskan strategi, lebih menekankan pada bagaimana membuat perusahaan kita lebih spesial atau khas. Misalnya, strategi pemasaran kita akan memfokuskan pada segmen pasar tertentu. Atau, mengkhususkan pada saluran khusus dalam mendistibusikan produk; pada produk baru yang merupakan solusi baru dalam mengatasi masalah yang ada; atau pada cara baru dalam mempromosikan barang/jasa. Apa yang akan perusahaan kerjakan supaya lebih baik dibandingkan perusahaan lain? Bagaimana kita menggunakan periklanan untuk memasarkan produk ke konsumen?
- Rencana Penjualan. Jelaskan bagimana kita menjual produk kita. Sebagai contoh, apakah kita akan menjual secara eceran, partai besar, melalui internet, pesanan melalui surat, atau telpon? Akankah kita menggunakan tenaga penjualan? Bagaimana tenaga penjualan dilatih dan bagaimana mereka diberi kompensasi?
- Aliansi Strategis. Jelaskan bagaimana perusahaan kita menangani pemasaran bersama, pengembangan bersama, komisi, dan perjanjian kerjasama. Dapatkan kita mengkaitkan promosi kita atau strategi distribusi dengan perusahaan lain yang akan meningkatkan posisi perusahaan kita?
Organisasi. Tunjukkan jumlah pegawai dan manajemen dalam perusahaan kita. Juga, sebutkan jumlah pendiri perusahaan. Akankah perusahaan akan dibagi dalam departemen? Jelaskan.
- Struktur Organisasi. Gambarkan diagram struktur organisasi pada perusahaan kita.
- Tim Manajemen. Buatlah daftar anggota manajemen perusahaan. Termasuk ringkasan untuk latar belakang dan pengalaman mereka, serta jelaskan fungsi mereka dalam perusahaan.
- Kesenjangan Tim Manajemen. Identifikasi jenis ketrampilan yang belum dimiliki tim dan jelaskan bagaimana perusahaan akan mengatasinya. Misalnya, siapa yang akan menyediakan saran atau konsultasi hukum dan pajak.
- Pertimbangan tim Manajemen Lainnya. Jelaskan kriteria lain yang mempengaruhi operasi bisnis kita. Misalnya, apakah manajemen atau pegawai memiliki persetujuan “tidak-bersaing” dengan pesaing? Juga, Identifikasi anggota dewan direksi (jika ada) dan jelaskan kontribusinya dalam menjalankan bisnis. Selain itu, buat daftar pemegang saham utama dan jelaskan peranan mereka dalam manajemen.
Analisis Keuangan. Jelaskan atribut keuangan utama perusahaan kita, misalnya proyeksi aliran kas, dan keuntungan bersih untuk tiga atau beberapa tahun kedepan; return on investment; atau internal rate of return. Jelaskan fluktuasi yang mungkin terjadi dari penjualan musiman.
- Rencana Keuangan. Sepanjang proyeksi pro forma, kita perlu meringkas point-point penting dari rencana atau strategi keuangan kita. Rincilah bagaimana kita Specify how you merencanakan keuangan kita.
- Kapitalisasi dan biaya Start-Up. Bagian ini mencakup biaya start-up dan tabel kapitalisasi. Ringkaslah informasinya dalam tabel tersebut dalam paragraph awal Garis bawahi total biaya yang dibutuhkan untuk memulai bisnis kita, identifikasi asset utama perusahaan, dan/atau daftar pemilik dan investasi mereka.
- Laporan Keuangan. Bagian ini harus diisi untuk melengkapi rencana bisnis kita.
- Estimasi Biaya. Catatan: Pengeluaran dapat dibuat daftar apakah tetap atau variable. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah dari bulan ke bulan sesuai volume penjualan. Misalnya, sewa dan asuransi adalah biaya tetap. Biaya variable adalah biaya yang akan berubah sebagai akibat perubahan volume penjualan.
Kamis, 02 Juli 2009
Rencana Bisnis (Business Plan): Menulis Business Plan Yang Efektif.
Sebelum membuat business plan, kita harus mempersiapkan berbagai informasi yang diperoleh melalui riset, baik dari sisi pemasaran, keuangan, produksi, dan sumber daya manusia. Informasi dari hasil riset ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan terkait business plan itu sendiri dan keputusan strategi yang diambil.
Adapun manfaat yang dapat diperoleh dari business plan antara lain:
- Upaya memastikan kegiatan bisnis yg akan dilaksanakan atau sedang berjalan tetap pada jalur yg direncanakan.
- pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang diharapkan.
- alat untuk mencari dana dari pihak ketiga, seperti investor, lembaga keuangan, dan sumber pendanaan lainnya.
Memang terkadang, menyusun business plan dapat terlihat lebih bersifat intimidasi dibandingkan dengan hasil penelitian pada umumnya. Kesannya membujuk, berupaya meyakinkan dan menarik minat calon investor atau penyandang dana tentunya perlu. Namun, satu hal yang harus diperhatikan bahwa investor atau penyandang dana biasanya tertarik pada business plan yang menjanjikan keuntungan, tetapi mereka akan lebih menekankan perhatian pada bagaimana cara mencapainya.
Kalau bisa diilustrasikan, jika kita menggunakan software komputer dalam memperoleh data dan memprosesnya menjadi informasi, maka tombol cetak pada software komputer mewakili business plan.
Ada beberapa elemen kunci business plan, antara lain:
Kalau bisa diilustrasikan, jika kita menggunakan software komputer dalam memperoleh data dan memprosesnya menjadi informasi, maka tombol cetak pada software komputer mewakili business plan.
Ada beberapa elemen kunci business plan, antara lain:
- Ringkasan eksekutif.
- Pernyataan misi.
- Sejarah perusahaan.
- Profil usaha dan industri.
- Strategi pemasaran.
- Analisa pesaing.
- Uraian tim manajemen.
- Rencana operasi.
- Peramalan pernyataan keuangan.
- Proposal pinjaman dan investasi.
Penjelasan lebih lanjut tentang setiap elemen kunci business plan dapat dilihat di disini.
Untuk menyempurnakan teknis penyusunan business plan ikuti kiat-kiatnya pada pembahasan selanjutnya.
Untuk menyempurnakan teknis penyusunan business plan ikuti kiat-kiatnya pada pembahasan selanjutnya.
Selasa, 23 Juni 2009
Kesempatan Berkarir: Lowongan Pekerjaan untuk Jurusan Manajemen Mana Ya...?
Lowongan Pekerjaan/Kesempatan Berkarir.
PT. Maju Mundur. Kami merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri makanan membuka kesempatan berkarir bagi beberapa kandidat untuk ditempatkan pada posisi: a. Manajer Keuangan.
b. Staff Keuangan.
c. Manajer HRD (Human Resources Department)
d. Asisten Manajer HRD Personalia
e. Operator/Produksi
f. Manajer Pemasaran
Dengan kualifikasi tiap posisi:
a dan b: S1 Akuntansi, Pengalaman Kerja ..., dst.
c dan d: S1 Psikologi, Pengalaman Kerja ..., dst.
e: S1 Teknik Industri, Pengalaman Kerja ..., dst.
f: S1 semua jurusan.. Pengalaman Kerja ..., dst.
--------------------------------------
b. Staff Keuangan.
c. Manajer HRD (Human Resources Department)
d. Asisten Manajer HRD Personalia
e. Operator/Produksi
f. Manajer Pemasaran
Dengan kualifikasi tiap posisi:
a dan b: S1 Akuntansi, Pengalaman Kerja ..., dst.
c dan d: S1 Psikologi, Pengalaman Kerja ..., dst.
e: S1 Teknik Industri, Pengalaman Kerja ..., dst.
f: S1 semua jurusan.. Pengalaman Kerja ..., dst.
--------------------------------------
Maaf kalau ada yang sudah menyangka ini adalah iklan kesempatan karir beneran. Silahkan telusuri kesempatan berkarir bila kamu sedang mencari kerja. Tetapi ada baiknya bila bisa meluangkan waktu sedikit untuk membaca tulisan ini.
Pernah tidak membaca iklan lowongan pekerjaan seperti diatas. Mungkin formatnya tidak persis sama, paling tidak senada dengan itu. Pasti sering khan. Dari cuplikan iklan lowongan tersebut, ada yang menarik untuk dibahas disini.
Kita semua tahu bahwa dalam Program Studi Manajemen, terdapat 4 konsentrasi. Manajemen Keuangan, Sumber Daya Manusia, Operasional, dan terakhir Manajemen Pemasaran. Tetapi apa yang terjadi. Coba amati semua persyaratan kualifikasi untuk posisi a sampai dengan f. Semua posisi sebenarnya bisa diisi oleh berbagai konsentrasi manajemen. Tetapi overlap antar program studi kemudian membuat perusahaan-perusahaan merekrut karyawan yang memiliki kemampuan teknis. Lalu... dimana ruang bagi lulusan jurusan manajemen?
Tidak perlu kita menyalahkan satu pihak untuk masalah ini. Semuanya berpulang ke diri masing-masing. Jurusan manajemen dibekali ilmu untuk menjadi seorang manajer. Bagi lulusan baru, untuk menjadi manajer biasanya membutuhkan proses. Proses pematangan terhadap kondisi dan lingkungan kerja. Perusahaan tentunya tidak mau merekrut seseorang menjadi manajer di perusahaannya bila perusahaan tidak mengenal atau tahu track record orang tersebut. Jadi memang proses itu penting.
Mengenai kapan proses ini harus dimulai, ini juga relatif. Proses ini sebenarnya bisa dimulai saat sebelum kuliah, sedang kuliah atau nanti setelah kuliah. Pilihan terakhir bukan pilihan buruk tetapi akan lebih baik jika dipersiapkan jauh jauh hari sebelum lulus kuliah.
Maksud saya begini. Untuk menjadi seorang manajer, diperlukan proses pematangan dalam 3 hal pokok.
- Dasar keilmuan, yang bisa diperoleh dari bangku kuliah dan berbagai literatur.
- Matang Pengalaman, diperoleh dari proses belajar melalui pengalaman diri sendiri dan atau orang lain. Ini memang berproses dan terkadang menyita waktu.
- Intuisi bisnis dan judgment. Satu hal yang tidak kalah penting (atau bisa dikatakan sangat penting) adalah kemampuan manajer dalam memutuskan suatu kebijakan untuk pencapaian visi dan pemformulasikan dan pelaksanaan misi dalam upaya mencapai visi. Ketidak pastian terkadang sulit untuk dikalkulasi diatas kertas. Kemampuan intusisi bisnis yang baik dan judgment untuk kebijakan yang baik sangat diperlukan bagi seorang manajer.
Rabu, 17 Juni 2009
Kepemimpinan: Teladan Sifat Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagai Cerminan Pemimpin Ideal
Kebijakan yang diambil oleh pemimpin haruslah kebijakan yang bersifat adil. Walaupun adil bagi sebagian orang bersifat normatif, tetapi harus ada acuan dan landasan yang wajib dipegang teguh. Al Qur’an nur karim. Sumber dari segala sumber hukum yang mengatur segala sisi kehidupan manusia terkait hubungannya dengan Allah dan hubungannya dengan sesama manusia serta hubungannya dengan ciptaan Allah lainnnya.
Kebijakan juga tidak seharusnya diambil hanya berdasarkan suara terbanyak dan dominasi tertentu, karena belum tentu kebijakan yang diambil dengan cara ini akan mencerminkan keadilan. Apalagi bila secara mayoritas orang-orang yang terlibat di dalam penentuan kebijakan adalah orang yang tidak memenuhi syarat secara kapasitas, kapabilitas dan kualitas keimanan yang baik.
Ada baiknya kita telisik beberapa sifat nabi yang membawa pada teladan kepemimpinan:
Kebijakan juga tidak seharusnya diambil hanya berdasarkan suara terbanyak dan dominasi tertentu, karena belum tentu kebijakan yang diambil dengan cara ini akan mencerminkan keadilan. Apalagi bila secara mayoritas orang-orang yang terlibat di dalam penentuan kebijakan adalah orang yang tidak memenuhi syarat secara kapasitas, kapabilitas dan kualitas keimanan yang baik.
Ada baiknya kita telisik beberapa sifat nabi yang membawa pada teladan kepemimpinan:
- Shidiq atau benar. Artinya benar karena segala tindak tanduk sikap dan perbuatan dari pemimpin dilandasi kebenaran. Nabi Muhammad menjalankan seluruh aktivitas hidupnya bersadarkan perintah Allah yang merupakan sumber kebenaran. Bagi pemimpin sekarang, jalan terbaik untuk mendekati kualitas kepemimpinan nabi dapat dilakukan hanya dengan menggunakan acuan yang sama, yaitu Al-Qur’an dan Hadist nabi.
- Amanah atau dapat dipercaya. Semenjak kecil gelar Al-Amin sudah melekat di pribadi Nabi Muhammad. Bahkan kaum kafir qurais juga mengakui kejujuran dan sifat amanah nabi. Coba bayangkan apabila pemimpin tidak dapat dipercaya, akan sulit sekali untuk bisa menjalankan kebijakan yang ditetapkan pemimpin tersebut.
- Fathonah atau Cerdas. Pemimpin harus cerdas sebagai syarat dalam pengantisipasi segala permasalahan yang mungkin akan muncul dan mempunyai dan yang paling penting adalah cerdas dalam artian mampu membuat solusi atas berbagai permasalahan yang ada melalui berbagai sudut pandang.
- Tablig atau penyampaikan. Selain ketiga sifat yang disebutkan diatas, pemimpin harus bisa menyampaikan dan mensosialisasikan segala kebijakan yang diambil. Bagaimanapun juga masyarakat yang dipimpinnya harus mengerti dan memahami bagaimana pentingnya suatu kebijakan dan bagaimana pengaruhnya terhadap masyarakat. Proses ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat yang telah mengerti dan memahami kebijakan untuk bisa berperan aktif dalam mencapai tujuan terkait kebijakan yang diambil.
Dalam bentuk yang paling sederhana dan skala yang paling kecil, kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri. Jadi teladan kepemimpinan nabi bisa menjadi inspirasi untuk kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pada skala yang lebih luas, sifat dasar ini tentunya akan lebih memberi manfaat bagi masyarakat yang lebih luas pula.
Jumat, 12 Juni 2009
Lompatan Keseimbangan sebagai Proses Perubahan ke Arah yang Lebih Baik
Bila kita cermati, dibalik kuasa Allah, yang merupakan alasan semua kejadian, seluruh aktivitas yang ada bergerak dengan pola yang sama. Melompat dari satu titik keseimbangan ke titik keseimbangan lainnya. Jadi, inti dari perubahan (baca: gerak) adalah beralihnya dari satu posisi awal menjadi posisi selanjutnya, posisi selanjutnya ini kemudian berubah menjadi posisi berikutnya dan terus menerus berpola seperti itu. Hukum-hukum fisika mungkin bisa menjawab pola semacam ini. Ask the exact scientist for more detail!
Perhatikan seorang anak kecil yang sedang belajar berjalan. Dalam melatih keseimbangannya, anak tersebut sebenarnya sedang dalam posisi seimbang. Walaupun keseimbangan yang terjadi secara relatif dalam bentuk yang lebih kecil. Saat terjatuh, anak tersebut juga dalam pola yang sama. Lompatan keseimbangan memang sedang terjadi pada anak kecil itu.
Proses perubahan ini terkadang lebih banyak dirasakan sebagai sesuatu yang menyakitkan, pengorbanan, investasi, kepedihan, dan lain sebagainya. Ilustrasi akan kecil sebelumnya memberikan gambaran bahwa jatuhnnya anak tersebut menggambarkan bagaimana pengorbanan yang terjadi untuk mencapai satu titik (baca: tujuan) yang diinginkan yaitu bisa berjalan dengan baik.
Keberhasilan seseorang biasanya telah melalui berbagai proses lompatan keseimbangan yang terkandang panjang dan sangat menyakitkan. Untuk orang yang menempatkan proses ini sebagai hoby, its OK, dia akan menikmatinya susah maupun senang, untung maupun rugi. Tetapi ada juga yang menggunakan strategi pengelolaan dan pemberdayaan aset mereka untuk mempercepat proses dan mendapatkan hasil sesuai harapan. Misalnya dengan melakukan pendelegasian.
Lompatan keseimbangan pasti terjadi. Namun, skalanya terkadang berbeda antara orang satu dengan yang lainnya. Harapan umum atau impiannya adalah dengan sedikit gerakan lompatan keseimbangan, tujuan akhir akan dicapai. Sah sah saja. Tetapi prinsip keadilan tetap harus ditegakkan. Setiap orang punya porsi masing-masing yang harus digali dan dioptimalkan.
Mungkin, sebagian pembaca masih belum sepenuhnya memahami isi esai ini, tetapi saya berharap, ini menjadi dasar bagi pembahasan dan tulisan-tulisan selanjutnya. Impiannya, serangkaian tulisan dan esai yang nantinya saya buat, bisa menguatkan pendapat tentang hal ini dan lebih memperjelas siratan makna.
Langganan:
Postingan (Atom)
Satu Langkah Besar dari Hidupku... Menikah... Lagi
Setelah posting sebelumnya.... dimana istri tercinta saya meninggal. Kali ini lembaran baru hidupku dibuka kembali... Menikah lagi. Iya.. 28...
-
Setelah posting sebelumnya.... dimana istri tercinta saya meninggal. Kali ini lembaran baru hidupku dibuka kembali... Menikah lagi. Iya.. 28...
-
Kisah pilu, yang tertuang di posting tahun lalu, harus bertambah lagi. Di bagian akhir posting tersebut, saya sudah menceritakan bagaimana k...
-
Setiap orang memiliki rejeki-nya masing-masing. Namun, rejeki dapat dijemput tentunya dengan berusaha. Usaha atau bisnis sudah pasti sangat ...