Roadshow Campus to Campus BEI di Universitas Lambung Mangkurat
Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat terpilih untuk menyelenggarakan Program Roadshow Campus to Campus yang digelar oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Kegiatan ini merupakan peringatan dibukanya kembali pasar modal 33 tahun yang lalu setelah vakum beberapa periode.

Terpilihnya FE Unlam untuk menyelenggarakan program ini bukan tanpa alasan. Pojok BEI (IDX Corner) FE Unlam yang merupakan ekpansi informasi tentang pasar modal untuk kalangan mahasiswa, mampu membukukan nilai transaksi rata-rata 6 milyar per bulan. Terbaik secara nasional katanya.

Saya "ditodong" oleh rekan-rekan untuk memandu acara seminar (moderator) tersebut. Sempat nolak, tetapi yah akhirnya saya terima juga tantangan itu sebagai sarana pembelajaran. Lama rasanya sudah tidak terlibat aktif di bidang ini. Tahun 1998-2001 dulu, kami sering menyelenggarakan kegiatan semacam ini di Makassar.

Keynote Speech dibawakan oleh ibu Nur Haidah dari BAPEPAM-LK, dan Nara Sumber I Bpk. Supandi selaku Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT. Bursa Efek Indonesia (BEI), Nara Sumber II Bpk Bambang Widodo selaku Direktur PT. KPEI, dan Nara Sumber III Bpk. Sulistyo Budi selaku Direktur PT. KSEI.

Singkat kata, kesimpulan dari seminar tersebut yaitu peran pasar modal sebagai sarana investasi, mempertemukan antara pihak yang membutuhkan dana yaitu emiten dengan pihak yang kelebihan dana atau investor. Peran yang lain adalah menjembatani investasi jangka panjang dan pendek serta berperan dalam memfasilitasi transfer dana yang kurang produktif menjadi dana yang lebih produktif.

Potensi pasar modal masih sangat besar,ini terbukti dengan jumlah perusahaan potensial 1.500 buah yang belum mencatatkan sahamnya di lantai bursa (saat ini berjumlah 410 emiten). Potensi karir di pasar modal semuanya terstandar. Ujian tertulis terkait pemilihan profesi bisa berupa wakil manajer investasi (wmi), wakil penjamin emisi efek (wpee), dan wakil perantara emisi efek (wppe) yang masing masing arahnya jelas sesuai dengan jenis ujian yang diambil.

KPEI bertugas sebagai lembaga kliring ditetapkan hak dan kewajiban, novasi yang merupakan intermediasi sebagai mitra penyeimbang yang dimungkinkan karena sudah menggunakan sistem scriptless. KPEI juga bertindak sebagai penjaminan yang menjamin terselesaikannya transaksi dalam kurun waktu t+3. Hal ini dimungkinkan karena ada perangkat pengendalian risiko melalui penyertaan berbagai macam agunan. Bila terjadi wanpestasi, maka eksekusi akan dilakukan KPEI berdasarkan tingkat likuiditas dari agunan yang tersedia.

PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) merupakan lembaga penyimpanan dan penyelesaian efek yang ditransaksikan baik di dalam maupun diluar bursa. Disinilah akun investor melalui brokernya dicatat. Untuk memudahkan para investor dalam memonitor portofolio mereka, maka diperkenalkanlah Kartu AKses. Dengan fasilitas ini maka tindakan broker atas efek yang dipercayakan kepadanya untuk ditransaksikan dapat dipantau sehingga dapat meminimalisir penyalahgunaan.

Setelah dua sesi tanya jawab, tibalah waktu pembagian door prize yaitu tiga prize uang senilai 250rb dan satu prize utama senilai 500rb. Saya membayangkan betapa senangnya bila proses belajar mengajar mahasiswa dapat seantusias seperti saat pembagian door prize tersebut.

Acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari dari kedua belah pihak. Yang menarik disini kenang-kenangan dari BEI berupa patung "Bull" yang menandakan ekspektasi pasar modal indonesia agar terus bullish atau naik, bukan bearish atau turun.

Semoga kita mendapat manfaat sebesar-besarnya dari pertemuan ini. Amien. Walaupun mungkin kurang sesuai dengan arah hati nurani.
Artikel Terkait :


1 Response
  1. sara Says:

    Memperbaiki semua masalah keuangan Anda
    Sir, Madam, untuk akhirnya memecahkan kebuntuan diprovokasi oleh bank, Anda memiliki solusi untuk masalah Anda. Saya tersedia untuk membantu. Hubungi saya melalui e-mail: sararossiprestito@gmail.com


Posting Komentar

  • Komen Terkini