Jumat, 07 Desember 2018

Pengalaman Ujian Wakil Perantara Perdagangan Efek (WPPE)

Salah satu sertifikasi yang dapat diambil oleh pelaku pasar modal, selain ASPI, WMI, dan WPEE adalah WPPE. Sertifikat ini diberikan bagi orang yang dianggap telah memiliki pengetahuan yang cukup sebagai perantara perdagangan efek (broker) di Pasar Modal. Berbagai profesi yang relevan dengan penyebaran dan ekspansi informasi ke masyarakat selain broker itu sendiri, ada profesi lain yang memiliki peran sentral dalam ekspansi informasi tersebut salah satunya adalah dosen.
Pada tanggal 16-17 Januari 2018, Ticmi menyelenggarakan training of trainer bagi dosen yang diselenggarakan di Banjarmasin.

Rangkaian program pelatihan untuk trainier ini diakhiri dengan ujian kecapakapan pasar modal WPPE (Wakil Perantara Perdagangan Efek). For the first trial, I was not successfully passed all the tests. Dari empat sub-test, ada dua sub-test yang saya terpaksa harus mengulang karena belum memenuhi passing grade minimal. Jelas saja, lama gak megang ginian trus gak ada belajar-belajarnya karena gak dapat bahan yang akan diujikan akibat kekeliruan proses registrasi. Efeknya email saya gak termasuk sebagai email peserta program tersebut yang menjadi media distribusi bahan ujian. Yah sudahlah,

Setelah beberapa minggu kemudian, juga karena terpaksa karena didesak penyelenggara untuk cepat ujian, akhirnya saya putusan untuk ujian. Sendirian saja. Malu kalo ketauan orang gak lulus lagi, he he he. Tapi Alhamdulillah, bisa lulus semua dengan nilai yang sangat memuaskan, ha ha ha. Kalo mahasiswa, maka nilai yang saya dapat pasti A. Tapi tenang, ini bukan penilaian sebagaimana mahasiswa pada umumnya. Ini cuman ngejar passing grade. Jadi notifikasinya menyatakan saya LULUS. Tinggal tunggu proses cetak sertifikat untuk salanjutnya digunakan untuk pengajuan Ijin WPPE nya di Bursa Efek Indonesi (BEI).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nyobain Mi Pad 4 untuk Ngeblog dengan Wireless Keyboard

Break sebentar dari ngerjain kerjaan yang sudah injury time dengan nulis blog. Semoga tidak membuat tambah pusing. Iya, langsung saja. Saya ...