Lupa PIN ATM BCA Tidak Perlu Terjadi Bila...
Pernah punya pengalaman kelupaan PIN. Ribet juga ya urusannya. Tetapi saya sangat mengerti, memang untuk alasan keamanan bank prosedur ini harus dilakukan.
Daripada bengong, sambil nunggu antrian lebih baik nulis aja. Itung-itung berbagi pengalaman.

Awal kisahnya memang dimulai sekitar setahun lalu. Waktu itu saya dan istri buka rekening di Bank BCA. Kenapa di Bank BCA? Pilihan jatuh ke bank ini karena memang untuk urusan transaksi bisnis, bank ini cukup terpercaya. Belum lagi dukungan layanan online via internet. Memudahkan.

Buka rekening dengan saldo minimal menang saya lakukan dengan alasan sebagai media untuk terima setoran. Setelah jalan sebulan, ternyata bisnis seret bin gak jalan. Mangkrak deh nih tabungan. Celakanya lagi, saya lupa mengganti PIN standar saya dengan PIN yang mudah saya ingat. Apes.

Ini aku datang ke bank untuk ngurus semuanya. Awalnya bagian informasi nyuruh nyoba tiga kali lagi masukkan nomer pin. Benar saja. Angka angka ampuh rahasiaku tidak bisa nembus tuh ATM. Belakangan baru aku ingat, ternyata untuk rekeningku yang ini aku belum sempat mengganti PIN standar bawaan bank. Memang sih ce-es-nya bank sudah menyarankan aku segera mengganti PIN, tapi apa daya, membaca saja aku sulit, eh... bukan, kesibukan tidak memberiku kesempatan untuk sekedar pencet-pencet angka di ATM.

Tapi eh... gak terasa ternyata nomer antrianku yang dipanggil. Syukur deh gak nunggu terlalu lama (baca: sebenarnya cukup lama). Akhir kata, setelah diisiin form sama mbak ce-es-nya dibubuh dengan tanda tangan saya, saya harus terima nunggu satu minggu untuk dapet ATM baru. Yah, gak apa lah daripada gak ada. Semoga kesabaranku membuahkan hasil. Sampai dirumah, pikir-pikir daripada say-ang nanti malah kebu-ang, lebih baik ditay-ang. Kaya pantun. Jadi kuputuskan tuk sedikit meng-edit.
Artikel Terkait :


Label: edit post
0 Responses

Posting Komentar

  • Komen Terkini